Beternak Semut dengan Gel

» » » » Beternak Semut dengan Gel

Terinspirasi mainan Antworks dari www.thinkgeek.com, kelas 3C membuat media untuk beternak semut menggunakan gel. Habisnya, mainan Antworks tersebut masih sulit didapatkan di Indonesia. Belum lagi harganya yang lumayan mahal sekitar $29,99 atau sekitar 280 ribuan rupiah. Eh, ternyata mainan ini adalah hasil temuan dari NASA. Itu lho lembaga antariksanya Amerika punya. Para astronot membuat percobaan beternak semut menggunakan gel sebagai tempat hidup sekaligus sebagai cadangan makanan. Semut-semut yang menghuni akan membuat terowongan jika diamati dari luar terlihat pemandangan yang sangat asyik.




Siswa kelas 3C gak mau ketinggalan. Pas tema pembelajaran juga Semut. Namun media yang dibuat dengan bahan di sekitar kita. Untuk membuat gel digunakan tepung agar-agar atau nutrijel. Pertama-tama, menyediakan sebuah toples atau tabung kaca bening untuk membuat gel. Bubuk gel dicampurkan dengan gula pasir.



Setelah menyatu, dimasukkan air mendidih. Dengan air yang cukup, lebih dari setengah tabung. Eh, jangan lupa warna gelnya yang bening, supaya gel yang terbentuk tidak keruh. Tidak seperti punyanya mas Feri ini, keliru warna coklat tua. Semut yang digali otomatis nantinya gak keliat.



Menunggu air mendidih, kesempatan untuk mencari semut yang diternakkan. Ada yang mencari di lubang tanah, di kayu, di kebun. Ada yang semut kecil, gede. Semua tergantung selera.





Setelah air mendidih, dimasukkan satu per satu di tabung. Ternyata, ada anak yang membawa tabung dari plastik. Pas diguyur air panas, langsung melempem. Bentuknya peyot.



Waktunya menunggu terbentuknya gel. Sekaligus suhu air dingin. Supaya semutnya gak mati kepanasan. Setelah, gel terbentuk, bisa dicoba dengan menekan permukaannya. Keras apa belum. Jika udah keras, barulah semut-semut dimasukkan. Yang namanya percobaan, ada juga gel yang tidak terbentuk. Masih saja cair. Barangkali kebanyakan air sehingga larutan menjadi terlalu encer.



Terakhir, tinggal mengamati gerak-gerik semut. Bagaimana cara menggalinya. Gimana bentuk terowongannya. Dan seterusnya. Penasaran mau mencoba ?

Share

You may also like

5 komentar

Jodhy mengatakan...

Assalamu Alaikum Wr.Wb
Salut untuk anak2 SDIT Alam... yang telah membuat Ant Farm.
Kalau boleh bertanya, apakah gel (jelly) untuk sarang semut itu tidak basi atau berjamur?
Aku pernah melakukan percobaan serupa tapi dengan bahan yang sama, tapi hasilnya justru jelly-nya jadi basi (berair) dan ditumbuhi jamur.
Mohon dapat dibagi pengalamannya.

sditalam mengatakan...

Wa'alaikumsalam. Jelly yang dibuat perlu takaran pas dg banyaknya air sehingga kekenyalannya pas. Yang kami lakukan justru kebanyakan air shg sm hasilnya. sewaktu dicobakan dimasukkan semut, semut tidak mau menggali. Coba search lagi di www.thinkgeek.com utk referensi

analogGuy mengatakan...

rasanya ingin coba sendiri di rumah.. mungkin perlu diberi aditif anti bakteri dan anti jamur, tapi takutnya malah semut jadi gak mau buat sarang,..hmm..

hafiz mengatakan...

Ada yang tau dimana ada yang jual ant farm kit ini di Jakarta?
gak perlu yang gel, yang di dalam kotak kaca tipis biasa saja.

terima kasih

prasetya mengatakan...

di Jakarta banyak, googling aja, memang supaya tidak basi dan berjamur, tidak bisa menggunakan gell untuk makanan, karena gel tersebut komposisinya berbeda.
apa salahnya kalau kita beli toh, untuk membantu edukasi anak2 kita. kira2 harga jakarta yang sudah paket 150 ribu, tinggal cari semutnya aja.