Random Post

Demokrat Menang 35,7% di SDIT Alam

Maksudnya? Eit . . tenang dulu, ini bukanlah partai politik masuk sekolah dasar. Tapi, itu adalah hasil Pemilu Legislatif yang digelar siswa-siswi kelas 4 SDIT Alam sewaktu mengadakan pembelajaran PKn. Sudah diketahui banyak orang, materi PKn dikenal sangat sulit. Bahkan lebih sulit dari Matematika. Coba bayangkan, baru kelas 4 sudah diharuskan memahami mekanisme birokrasi di Indonesia dari RT hingga pimpinan tertinggi. Lembaga-lembaga serta pola kerjanya. Termasuk didalamnya sekarang harus memahami mekanisme demokrasi yang berjalan di Indonesia. Jika semua hal tersebut hanya disampaikan dengan ceramah di kelas saja, sudah bisa dijamin anak-anak banyak yang bingung, terlalu abstrak. Agar anak menjadi kongkrit dan jelas dalam memahami berbagai hal tadi, metode pas adalah dengan simulasi langsung. Akhirnya, diadakanlah kegiatan Pemilu Legislatif.


Langka pertama, dengan pembentukan partai. Seluruh siswa kelas 4 yang berjumlah 70 anak dibagi menjadi 5 partai. Demokrat, Golkar, PDIP, PKS dan PPP (ini hanya kebetulan sama loh namanya bukan sebenarnya). Setelah terbentuk mereka diminta untuk memilih ketua partai.


Ketua partai memimpin jalannya musyawarah untuk menetukan siapa sajayang akan diajukan menjadi calon anggota DPR. Maksimal ada 5 calon anggota DPR ditiap partai. Yang akan merebutkan 10 kursi anggota DPR.


Setelah itu, mereka diminta merancang bentuk kampanye yang akan dilakukan. Kampanye harus dilakukan dengan simpatik dan damai. Tidak boleh ada saling ejek dan menyakiti fisik. Masing-masing partai diberi jatah waktu kampanye tersendiri. Kampanye dilakukan secara terbuka dengan rapat akbar. Inilah penampilan kampanye mereka.

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=HJzCYJBqnOo]
[youtube http://www.youtube.com/watch?v=PXpwGycOqwU]
[youtube http://www.youtube.com/watch?v=DZu8299uhrE]
[youtube http://www.youtube.com/watch?v=SZVuqPwaE4A]

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=V93-B0ywQDg]
Gimana temen-temen? menarik gak? Nah, setelah kampanye anak-ana melakukan proses Pemilu. Mereka diperbolehkan memilih calon yang bukan berasal dari partainya. Inilah seninya. Bagi yang menarik di kampanye, tentu akan mendapatkan suara dari partai lain. Dari hasil perhitungan, ternyata partai pemenang Pemilu adalah Demokrat (he ..he kok bisa mirip yang sebenarnya ya) dengan perolehan total 25 suara atau 35,7%, disusul PPP dengan 13 suara atau 18,6%, lalu PDIP dengan 12 suara atau 17,1%, kemudian Golkar 9 suara atau 12,9% dan terakhir PKS dengan 2 suara atau 2,9%. Tahap selanjutnya adalah Pemilihan Presiden. Syarat untuk mengajukan Calon Presiden (Capres) adalah partai yang mendapatkan 24 suara. Hanya Demokrat saja yang bisa langsung mengusung capresnya. Tapi kita lihat saja koalisi (gabungan antar partai) mana saja yang terbentuk untuk pertarungan menuju Presiden kelas 4 SDIT Alam Nurul Islam.
Share on Google Plus

About Sekolah Alam Jogja

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: