Pameran Karya, Bakti Sosial, Buka Bersama dan Mabit

» » » Pameran Karya, Bakti Sosial, Buka Bersama dan Mabit

Wah lengkap deh kayak gado-gado. Emang sengaja. Untuk menuntasi program pesantren Ramadhan 143o kali ini, panitia mengemas acara yang penuh dan padat. Acara tersebut berlangsung di akhir masa pembelajaran semasa Ramadhan. Secara umum acara itu dimulai jam 15.30 pada hari Selasa, 8 September 2009. Berupa pameran karya siswa dan guru, ustadz-ustadzah. Seluruh karya baik dari hasil lomba maupun karya monumental lain dipajang. The milestones siswa dan guru itu beberapa sengaja diberi nilai rupiah. Dengan tujuan bagi pengunjung yang kepingin beli bisa langsung transaksi gitu.

pameranpameran01Persiapan pameran sudah disiapkan sejak pagi. Menset tempat pameran sehingga pengunjung nyaman menikmati karya. Pun tertarik dan segera beli karya . . he . .he.

dapur02Sementara di dapur terjadi kesibukan yang luar biasa. Ustadzah Yeni dan ustadzah Yamtinem cs berjuang untuk membuat masakan yang super lezat untuk buka puasa. Sedangkan ustadzah mengemas seluruh menu dalam kotak makan. Ada sayur, nasi, buah, lengkap deh. Empat sehat Lima sempurna.

snack

Jam sudah menunjukkan pukul 15.30. Saat adzan 'Ashar berkumandang, begitu selesai sholat berjama'ah siap untuk menyambut kedatangan peserta. Baik siswa maupun orang tua. Beberapa anak sudah sejak siang datang dan sudah mulai melihat-lihat lokasi lapangan yang sudah disulap menjadi lahan pameran. Begitu anak-anak hadir tak kuat untuk menahan ingin tahunya. Langsung saja deh anak-anak, ortunya juga langsung menyerbu lokasi pameran. Tertarik untuk melihat mana hasil karyanya serta tak tahan untuk segera tahu laku gak ya karyanya.

pameran03Waktu menikmati karya sudah selesai. Saatnya acara buka bersama. Untuk orang tua dan wali acara sendiri di pendopo sedangkan anak-anak khusus kelas 1 sampe 3 acara buka bersama di GOR. Sisanya, siswa kelas 4 sampe 6 ditambah temen-temen SALYo melakukan bakti sosial. Keliling kampung untuk menyerahkan paket sembako hasil pengumpulan dari anak-anak.

baksosLiat, banyak skali kan yang terkumpul. Sampe menggunung gitu. Wah, butuh banyak pasukan nih untuk mendistribusikan ke masyarakat.

baksos01Pertama kali, pasukan sembako dikumpulkan dahulu untuk apel mendapatkan pengarahan wilayah mana yang akan dijadikan target sasaran penyerangan penyerahan bantuan sembako. Mereka dikelompok-kelompokkan berdasarkan kelas menjadi beberapa peleton. Masing-masing peleton dipimpin oleh komandan yang sudah mengenal sasaran wilayah. Begitu apel selesai, segera operasi dilancarkan. Bismillahirrohmanirrohiim, Allohu Akbar !!

baksos02Satu peleton pimpinan komandan Agus menuju ke sektor serang timur. Wilayah RT 5. Misi pertama menuju pos rumah pak RT untuk minta guide menunjukkan titik-titik serang.

baksos04Meski bertubuh mini, tapi prajurit Natsir ini bersemangat maksi alias guede. Buktinya satu paket amunisi yang berisi gula, minyak goreng, mie instan, beras dibawanya dengan wajah penuh ceria. Pertanda optimis buruan targetnya bakal tercapai.

baksos07Allohu Akbar, tuh bener kan. Tubuh kecil bukan menjadi halangan untuk menyelesaikan tugas. Prajurit Natsir berhasil menembak targetnya. Sampelah amunisi kepada target penerima. Ah, jadi terharu nih melihat senyumnya ibu itu.

Adzan maghrib berkumandang. Alhamdulillah, setelah aktivitas yang heboh dari pagi hingga sore tadi, akhirnya dahaga yang menyerang tenggorokan segar membasah dengan air kolak bikinan ustadzah Reni cs kru dapur. Allohumma laka sumtu wabika ammantu wa'ala rizqika afthortu birohmatika yaa arhamarrohimin.

Acara malam setelah sholat 'Isya dan tarawih adalah pembagian hadiah lomba-lomba. Kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video dokumentasi kegiatan selama pembukaan program Ramadhan hingga akhir. Anak-anak pada suka melihat ekspresi mereka sendiri. Ditambah lagi ada kegemaran baru yang mewabah pada anak. Yaitu kesukaan pada stiker. Karena selama program kemarin panitia membuat berbagai versi stiker yang akan diberikan kepada anak yang mampu menjawab quiz dan menunjukkan prestasi. Ada juga tayangan yang mirip acara 'Kena Deh' dengan pembawa acaranya bukan Panji tapi mas Ikhwan dan Brian dengan gaya mirip Panji untuk menyebarkan stiker Ramadhan.

Yang aneh dan baru kali ini di acara mabit. Panitia menggunakan cara baru dalam membangunkan makan sahur anak-anak. Biasanya pake kentongan atau pengeras suara kan. Nah, kali ini rupanya merahasiakan. Sehingga pas jam tepat menunjukkan 02.45, anak-anak kaget bangun dengan suara ledakan. Semua berhamburan keluar. Di atas langit terlihat cahaya meluncur indah warna-warni. Ternyata kembang api.

fireworksWah, jadinya anak-anak pada bangun. Tak satupun yang malas-malasan tidur. Karena kaget sekaligus tertarik dengan pertunjukan kemabng api dari ustadz-ustadz. Good bye ngantuk.

Acara mabit ditutup dengan apel sekaligus pesan dan kesan agar sisa Ramadhan harus lebih optimal lagi ibadahnya. Apalagi sepuluh malam terakhir akan ada lailatul qadar. Seluruh ustadz-ustadzah sekaligus siswa melakukan salam-salaman sebagai ucapan maaf atas kesalahan selama ini untuk bertemu kemudian setelah libur akhir Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri dengan semangat bersih dari dosa seperti bayi yang baru lahir.

salaman

Share

You may also like

2 komentar

SMA Xaverius 1 Sekolah Terbaik mengatakan...

Indahnya berbagi

sditalam mengatakan...

setuju dan trima kasih atas responnya