Budaya Sip! apaan tuh? Ternyata masuk tahun ajaran baru ini, SDIT Alam ingin membangun (waduh bahasanya serius amat) kebiasaan-kebiasaan baru. Ya, sebenarnya gak baru sih, cuman belum aja dilakukan dan ditetapkan menjadi kebiasaan baik bersama seluruh penghuni SDIT Alam. Nah, itulah yang namanya budaya. Trus, yang dimaksud 'SIP' itu apa toh? Sarjana Ilmu Politik ya? Wah, gak ada hubungannya deh. Mosok SD udah jadi sarjana. Lha trus apa dong? SIP itu maksudnya ya SIP! bagus, jempolan gitu deh. Tapi arti panjangnya, SIP kependekan dari S, Sholih, I, Ilmuwan dan P, Pemimpin. Ketiga hal itu adalah misi SDIT Alam. Nah, kebiasaan-kebiasaan yang dikenalkan itu diambil dari tiga hal itu.


Budaya SIP di setiap tempat berbeda. Ada SIP di perpustakaan, di GOR, di kamar mandi, di kelas, di lapangan, dll. Budaya itu tidak semata berupa tulisan saja yang menempel manis di setiap tempat. Tapi disimulasikan, dipraktekkan dengan baik. Seperti, SIP di kamar mandi. Setiap orang harus doa sewaktu masuk dan keluar kamar mandi. Masuk kaki kiri, keluar kaki kanan. Sewaktu BAK dan atau BAB harus pas berada di lubang WC. Setelahnya diguyur hingga jernih dan tidak berbau. Untuk simulasi digunakan cairan warna kuning untuk memastikan jernih benar.


Termasuk budaya 4S. Senyum-Salam-Sapa-Salim. Semua siswa, ustadz dan ustadzah mempratekkan hingga nanti menjadi kebiasaan. Untuk menjadi budaya, kebiasaan-kebiasaan itu harus selalu dikawal. Tidak lelah untuk mengingatkan bagi yang lupa. Memang sih pertamanya kelihatan berat. Tapi begitu sudah menjadi kebiasaan, Insya Allah ringan. Otomatis berjalan sendiri.
 
Sekolah Alam Nurul Islam © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top