Karyaku Taqwaku

» » » » Karyaku Taqwaku

Ramadhan kali ini adalah saat yang paling dinanti. Ibarat menyambut tamu yang agung, seluruh siswa SDIT Alam bersiap menata lingkungan sekolah untuk menyambut sang tamu. Musim kemarau berakibat berhamburannya debu di halaman SDIT Alam. Agar di saat Ramadhan tidak kotor berdebu, seluruh siswa bekerja bakti mengambil batu dari kali.





Batu sebesar kepalan tangan. Satu per satu di tata di pinggir kelas. Memanjang dari kelas 1 B hingga depan kantor ustadz. Pas dengan tema yang diangkat Ramadhan kali ini. Karyaku, Taqwaku. Rupanya seluruh siswa bersama menjemput taqwa dengan wujud karya. Diawali dengan membuat peredam debu ini.




Untuk program Ramadhan kali ini aka nada beberapa agenda. Pembelajaran setiap hari akan dikondisikan full Qur’an. Maksudnya ? Setiap hari siswa akan belajar eksplorasi Qur’an. Baik mulai dari segi bacaannya melalui program Qiroaty 5 kali sepekan. Pembelajaran Sains, Matematika, Bahasa Indonesia, IPS semuanya menggali dari qur’an. Di siang harinya ada alokasi waktu untuk persiapan penampilan ekspresi budaya cinta al Qur’an. Seni lagu, drama, pidato, puisi semua menggali dari qur’an. Wah, pokoknya ditanggung full Qur’ani deh selama sebulan ini. Penampilannya dilaksanakan setiap hari masing-masing kelas selama 8 hari semenjak 8 september 2008


Di akhir menjelang 10 hari terakhir ditutup dengan mukhayyam dan mabit Ramadhan. Sebagai agenda tahunan merupakan acara yang sangat ditunggu-tunggu. Baik siswa maupun guru. Selain melatih kemandirian terlepas dari orang tua semalam, dipenuhi juga dengan acara ruhiyah. Sholat lail/malam di sepertiga malam terakhir. Meski berperang keras dengan kantuk berat tapi enak juga deh. Dzikir hingga terasa terbang ke awang-awang. Sahur dan ceramah yang menarik. Serasa Ramadhan bukanlah hal yang membebani tapi asyik, apalagi dengan niat yang lurus tiba-tiba kita dapati di akhir Ramadhan, rekening pahala kita penuh. Bahkan luber, suka cita penuh kemenangan. Kemenangan suci yang selalu dijaga dari kembalinya kotoran dosa menempeli jernihnya hati.

Share

You may also like

1 komentar

Yusuf Athallah mengatakan...

Ustdz & Ustadzh yang di Rahmati Allah,
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Syukur alhamdulillah, belum genap 2 bulan putra kami Yusuf bergabung di SDIT Alam Nurul Islam, kemajuan terutama aspek ahlak, dan juga aspek2 pedagogis lainnya sudah kelihatan hasilnya. Kami memantau sampai awal Ramadhan ini putra kami sudah bnyk hal2 yang sebelumnya tdk kami perkirakan demikian pesatnya. Sampai-sampai kami dibuat terharu dengan apa yang telah diperoleh putra kami.
Maaf sebelumnya perlu kami sampaikan bahwa kami dalam mendidik putra kami yang pertama ini dipenuhi dengan sikap protekisme, serba kami lindungi. Mungkin saking sayangnya. Tentunya ini berakibat tidak baik terhadap perkembangan aspek psikologisnya.
Alhamdulillah selama mengikuti proses pendidikan mulai dari TK (di TKIT Nurul Islam Yogya) dan masuk pertengahan Juli 2008 ini di SDIT Alam Nurul Islam, kami mendapatkan bahwa putra kami sudah bnyk kemajuan. Salah satu hal yang kami senantiasa syukuri yaitu rasa percaya diri yang tumbuh cukup pesat. Kami lihat di awal Ramadhan ini, Yusuf putra kami ditugaskan untuk minta tandatangan sama iman/khatib sholat tarawih. Di tempat tinggal kami, dusun Gejawan Wetan, Desa Balecatur, Gamping, sebagian besar yg melakukan aktifitas tsb adalah mulai siswa kelas 3 SD ke atas. Meskipun masih duduk di kelas 1 SD, alhamdulillah putra kami dengan penuh percaya diri bergabung melakukan aktivitas mulai TPA, ifhthor dan tarawih.
Kami yakin aktivitas selama Ramadhan di sekolah sdh bisa memberikan semangat bagi putra kami untuk melanjutkan aktivitas di rumah dan lingkungan.
Semoga doa kita semua para orang tua terkabul. Kelak generasi-generasi inilah sbg generasi rabhani yang tangguh. Aamin !
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.