Meski jarak kampus SDIT Alam Nurul Islam cukup jauh untuk terkena serangan Awan Panas Merapi, namun tidak begitu saja aman. Allah sangatlah Adil. Sabtu 30 November 2010 dini hari, terjadi erupsi eksplosif, erupsi disertai ledakan dari gunung Merapi. Akibatnya seluruh Jogja rata dengan hujan abu Vulkanik. Abu atau debu ini bukanlah debu biasa. Tapi kandungannya yang membuat ngeri. Ada Silika, Arsen, Belerang. Semuanya sangat berbahaya bagi kesehatan. Abu itu masih saja menempel di berbagai benda yang terkena langsung oleh jatuhnya hujan abu tersebut. Genting, dedaunan, bahkan jalan raya dibuat memutih. Manakala ada angin yang bertiup, debi-debu itu akan mudah terbang. Jika terhirup atau masuk mata disitulah bahaya mulai mengancam.

Untuk itu seluruh siswa diharuskan untuk mengenakan masker atau penutup hidung dan mulut. Kemanapun mereka pergi, apalagi ke tempat yang keberadaan debu sangat banyak. Anehnya, saat kultum setelah sholat 'Ashar, saking hati-hatinya, mas Ageng masih menggunakan masker. Baru kali ini deh, ada kultum pake masker he . . he . . he.

yang lain pun tidak ketinggalan. Bahkan ada yang sholat juga menggunakan masker demi mencegah bahaya yang mengancam akibat masuknya debu Vulkanik ke organ-organ kita.

1 komentar:

pranowo mengatakan... 22 November 2010 07.31

Assalamu'alaikum
Kami punya program mengadakan pengajian / Forum
Group Diskusi dirumah (pesertanya hanya Ayah, ibu dan anak-anak) ,

kami
silaturahmi kerumah-rumah,

tujuan kami :

1. Dalam rangka membentuk anak-anak
yang sholeh dan membangun keluarga sakinah serta

2. Menyamakan persepsi anggota keluarga dalam hal keilmuan umum maupun agama

3. mengurangi kenakalan remaja dan konflik antara Ayah, ibu dan anak-anak

Perum Mutiara Asri No B-3, Bangutapan, Yogyakarta (0274)693 2552

 
Sekolah Alam Nurul Islam © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top