Pergantian tahun ajaran baru kali ini juga ada pergantian wajah di SDIT Alam Nurul Islam. Satu-satunnya ruang kelas yang masih alami. Masih terbuat dari bahan bambu akan dipugar. Karena umurnya yang sudah tua sehingga tidak lagi bisa digunakan untuk kelas. Apalagi di lokasi kelas tersebut memang rencananya tidak akan didirikan bangunan. Akan menjadi lahan luas yang bisa dijadikan lapangan.


Hampir semua dari bambu, mulai dari atas hingga pilar-pilarnya. Sedangkan bagian baratnya sudah mepet dengan dinding tebing. Kondisi ini makin menambah was-was saja bagi penghuninya. Apalagi kita tahu kan gimana aktivitas anak di dalam kelas. Motoriknya dinamis sekali. Tak jarang pelanggaran dilakukan dengan main sepak bola di kelas. Dan memang kelas pengganti yang lebih kokoh sudah siap dipake.


Saking alaminya bahkan tetumbuhan yang merambat ikut menghuni kelas. Liat saja sulurannya sampe masuk kelas. Kini sedikit demi sedikit bambu penyusun kelas mulai dilepas. Tentu bagi yang pernah menjadi penghuninya akan banyak kenangan yang tertinggal. Dulu setelah bangunan pendopo meninggalkan SDIT Alam. Kini kelas bambu juga ikut pamit.


Biarlah kenangan menjadi pemerkaya pengalaman di SDIT Alam. Mulai tahun ajaran baru ini semua kelas sudah punya kelas yang semi permanen. Penempatan kelas akan menggunakan sistem blok kelas dengan konsep pengampuan. Kakak kelas mengampu adik kelas.  Untuk kelas 1 masih di blok timur bagian bawah dekat GOR. Atasnya akan dihuni blok kelas 5. Di blok utara bagian bawah akan dihuni siswa kelas 2, atasnya akan dipake siswa kelas 4. Sedangkan blok selatan, bangunan terbaru yang tertutup, blok bawahnya untuk siswa kelas 3 dan blok atasnya untuk kelas 6. Dengan sistem pengasuhan ini diharapkan akan terbangun interaksi yang tua menyayangi yang muda dan yang muda menghormati yang tua. Seperti dalam janji pelajar yang setiap Upacara diucapkan.

0 komentar:

 
Sekolah Alam Nurul Islam © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top