Memasuki semester 2 ini, kelas 5 sudah merencanakan beberapa tema pembelajaran. Tema yang diramu sendiri dari kurikulum 2006 ini untuk melaksanakan pembelajaran berbasis proyek. Tema pembelajaran yang akan dilakukan adalah Teknologi. Dengan basis mata pelajaran IPA mengangkat materi gaya dan pesawat sederhana. Dari perencanaan satu bulan pelaksanaan, tema ini mempunyai proyek pembuatan teknologi sederhana untuk mengatasi permasalahan keseharian yang dijumpai di sekitar, rumah maupun sekolah.
Kegiatan awal adalah para siswa menyaksikan video-video tentang presentasi karya para siswa SD tentang teknologi sederhana. Yang menjadi tujuan bukan pada bentuk teknologinya namun lebih pada keunikan dan orisinalitas ide dalam membuat teknologi. Rupanya para siswa tertegun meski mungkin karyanya memang sangat sederhana. Dari aktivitas nonton tersebut siswa diminta untuk mengungkapkan inspirasi apa yang muncul di kepala mereka. Berdiskusi, ngobrol dan muncul ungkapan takjub dan terinspirasi. Bahkan rupanya mereka sudah bisa mendefinisikan apa itu teknologi. Alat bantu untuk mempermudah kehidupan memanfaatkan bahan bekas.

Setelah hari pertama keingintahuan mereka terpantik dan mulai ada banyak inspirasi yang menggelitik satu hari selesai untuk diendapkan dalam perenungan mereka. Hari berikutnya, siswa dikelompokkan dalam beberapa regu dan melaksanakan tugas untuk inventarisasi masalah di sekitar sekolah. Muncullah masalah seperti alas kaki yang tidak tertata dengan baik, masih ada sampah dibuang sembarangan, bau kamar mandi, terlambat masuk kelas, tanaman kering dan lain-lain. Sebanyak mungkin mereka kumpulkan masalah, karena di momen ini mereka sedang diasah sensitivitasnya untuk mengenali masalah di sekitar. Menekan rasa egois yang tak peduli pada sekitar. Setelah semua masalah dikumpulkan, mulailah setiap kelompok untuk memilih satu masalah yang akan dibuatkan teknologi solusinya. Mereka mulai melakukan desain dan kelayakan proyek teknologi dalam mengatasi masalah yang dipilih.

Perencanaan dimulai, desain gambar, bentuk rangkaian dan fungsi yang akan bekerja di alat teknologinya dikerjakan dengan seksama. Beberapa kelompok mencoba menggunakan instrumen yang sudah jadi, akibatnya biaya yang harus dikeluarkan cukup besar. Sehingga perlu mengubah masalah yang akan dicari solusinya. Setelah desain sempurna, instalasi dimulai. Saat sudah tuntas terinstall saatnya untuk melakukan kelayakan fungsi. Uji coba alat dilaksanakan untuk mengetahui titik kekurangan. Setelah seluruh proses dilakukan tibalah saatnya untuk dikomunikasikan ke publik atas karya teknologi tersebut. Tema pembelajaran ditutup dengan kegiatan ekspo gelar teknologi sederhana. Para siswa menjelaskan tentang kegunaan dan fungsi alat yang mereka buat. Serta pentingnya dalam mengatasi masalah.

0 komentar:

 
Sekolah Alam Nurul Islam © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top