Random Post

Outing Kelas 4 : Museum TNI AD, Langgar KH Ahmad Dahlan dan Kantor Dinas Bupati Sleman

Dear SDITAlamania, menjelang berakhirnya kegiatan pembelajaran di semester ganjil ini, agenda kegiatan outing baru saja beberapa kelas. Masing-masing kelas menentukan tempat outing disesuaikan dengan tema pembelajaran. Tujuannya, tema yang dipelajari nantinya bisa lebih mendalam. Siswa lebih nyata dalam mengeksplorasi informasi. Mereka bisa secara langsung 'menginderai' obyek pembelajaran. Bukan sekedar katanya, dari tayangan film maupun hanya dalam buku. Karena dengan kesempatan bisa mengeksplorasi langsung, siswa bisa menemukan informasi yang boleh jadi belum terungkap secara umum, lebih detail bahkan privasi. Sehingga dengan itu mereka akan mempunyai kemerdekaan untuk menyimpulkan ditopang dengan argumen dan bukti informasi dari ekplorasinya. Jadi, outing bukan sekedar senang-senang, piknik, habisin snack atau ngobrol seharian ya. Tapi tetep pembelajaran karena My Learn is My Adventure, begitu kan?
Siswa kelas 4 pada hari Rabu 11 November 2015 melaksanakan outing, kesempatan kali ini mengangkat tema tentang Sejarah Kemerdekaan dan Pemerintahan. Mereka akan mennelusuri bekas-bekas proses usaha dalam meriah kemerdekaan negeri ini terkhusus di wilayah Yogyakarta. Dipilihlah museum Dharmawiratama. Museum yang berlokasi di Jl. Jendral Sudirman Jogja ini dahulunya merupakan markas tentara angkatan darat, museum ini mempunyai koleksi benda dan dokumen semasa proses perjuangan meraih kemerdekaan lumayan banyak. Kebanyakan orang mengenal museum ini dengan sebutan museum TNI AD. Siswa diajak berkeliling untuk melihat sekaligus mendapatkan penjelasan terkait dengan koleksi benda dan dokumen museum. Mengingat Jogja pernah juga menjadi ibukota negara serta beberapa peristiwa besar selama proses perjuangan meraih kemerdekaan, bersyukur banyak benda dan dokumen yang berhasil diselamatkan sehingga bisa menjadi pengingat peristiwa semasa perjuangan.
Satu bangunan yang menarik perhatian siswa di museum ini adalah adanya Bunker. Sebuah ruangan bawah tanah yang berfungsi sebagai tempat perlindungan manakala terjadi serangan berupa ledakan yang menghancurkan markas pasukan yang berada di atasnya. Sehingga meski markas telah hancur tapi komandan dan pimpinan pasukan masih bisa selamat untuk melanjutkan koordinasi dengan pasukan lainnya.
 
 Perjalanan berlanjut ke sebuah bangunan tempat dahulu yang digunakan Kyai Ahmad Dahlan memulai dakwahnya. Yaitu Langgar Kidoel Kyai Ahmad Dahlan. Di tempat ini para siswa disambut dan dijelaskan oleh cicit (generasi ke-4) dari KH Ahmad Dahlan. Siswa menyimak penjelasan cerita sejarah dari dakwah yang dilakukan KH Ahmad Dahlan.
 Bertemu langsung dengan keturunan tokoh dan pahlawan nasional kemerdekaan Indonesia tentu mendapatkan kesan tersendiri. Apalagi KH Ahmad Dahlan adalah pendiri ormas besar Muhammadiyah yang sudah berumur 1 abad lebih. Siswa antusias menyimak dan bertanya untuk memuaskan keingintahuan mereka.
Selesai dari Langgar KH Ahmad Dahlan, perjalanan berlanjut kekantor Dinas Bupati Sleman. Menjadi sebuah kehormatan para siswa dan guru diterima dan disambut kehadirannya di kantor Dinas Bupati Sleman.
 
 Berhubung kabupaten Sleman sedang menjalani proses Pilkada sehingga pelaksana harian pemerintahan bukan dijabat oleh Bupati sehingga yang menyambut para siswa adalah Plt Bupati Sleman. Siswa dijelaskan terkait dengan bagaimana proses kegiatan pemerintahan kabupaten Sleman dibawah koordinasi Bupati. Dinas apa saja yang ada dan mengurusi apa saja dijelaskan dengan detail. Meski bisa jadi ada hal yang masih belum kebayang atau abstrak di benak anak-anak kelas 4, namun secara umum minimal mereka sudah mempunyai kesan bagaimana menjadi seorang bupati itu.
 Di penghujung acara pihak pemerintah kabupaten Sleman memberikan kenang-kenangan kepada rombongan outing begitu juga dari SDIT Alam Nurul Islam.



Share on Google Plus

About Sekolah Alam Jogja

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: