Belajar tematik sangatlah mengasyikkan. Pingin tahu asyiknya? Ni dia kisahnya. Kelas 2 SDIT Alam sedang belajar bertema Makhluk Hidup.  Nah, salah satu makhluk hidup yang diambil untuk dipelajari adalah Ayam. Karena paling mudah dan sering dijumpai di sekitar kita. Dalam mempelajari Ayam ini siswa kelas 2 pake Ayam petelor. Itu tu Ayam yang kerjanya cuman nelor melulu. Mereka pelihara tu Ayam serta diamati pertumbuhan badannya saat dikasih makanan setiap hari. Untuk membuktikan salah satu ciri makhluk hidup yaitu mengalami pertumbuhan. Nah, begitu udah tumbuh gede, pelajaran selanjutnya adalah bagaimana untuk mendapatkan daging Ayam yang halal dengan cara menyembelih .

ayam

ayam2

Siswa diterangkan tentang tata cara penyembelihan hewan supaya dagingnya halal. Pertama, alat pemotongnya harus tajam benar. Karena kalo tidak nantinya akan menyakiti si Ayam. Kemudian, menghadap kiblat sambil membaca bismillah. Karena hewan sembelihan yang disembelih tidak atas nama Allah akan menyebabkan dagingnya haram.

ayam3Setelah penjelasan, langsung praktek. Ayam diambil, lalu disiapkan tempat penyembelihan. Untuk menampung darah Ayam supaya tidak tersebar kemana-mana, harus digali dulu. Semua siswa turut serta. Ada yang pegang kaki. Pegang sayap. Pegang badan. Ada pula yang takut.

ayam4Setelah mengucap bismillah langsung seeerrr, darah segar mengucur dari leher Ayam. Cukup satu ayunan pisau leher Ayam terpotong. Tampak Ayam menggelepar. Pegangan kuat untuk mencegah berontaknya Ayam. Yang takut darah meringis, mengernyitkan bahkan memejam mata.

ayam5Saking hebohnya acara sembelih Ayam, banyak siswa kelas lain pada ngikut liat. Pingin tahu prosesi sembelih Ayam. Wah arena jadi tambah rame, berjubel mau liat orang sembelih Ayam.

ayam6ayam8Begitu sudah dipastikan mati. Berbondong Ayam dicelup ke dalam air panas yang sudah disiapkan. Lho apa gunanya?  Supaya pori-pori kulit melebar sehingga bulu-bulu bisa dicabut dengan mudah.

ayam7Setelah diangkat dari air panas, siswa pada nyerbu untuk cabut bulu. Penuh semangat dan terbukti benar memang lebih mudah tercabut tu bulu. Yang ngrasa jijik cukup diam saja. Bau khas Ayam menyebar. Lumayan kalo Ayam Bakar. Lha ini Ayam celup. Kebayangkan baunya ?

ayam9Nah, yang kreatif lagi tu si Aufa. Dia ngumpulin bulu-bulu bekas cabutan Ayam banyak sekali. Sewaktu ditanya "Untuk apa itu Fa?" Dianya njawab "Untuk nulis pake tinta". Wah si Aufa ini ada-ada saja. Mau niru orang jaman dulu nulis pake bulu. Sambil senyum Aufa menghitung bulu-bulu yang masih bagus dipake.

ayam10Setelah Ayam bersih daru bulu. Kemudian saatnya pembedahan. Hah ? Ayamnya mau dibedah? Ngeri gak ya? Yach sama Ayam aja kok takut.

ayam11Ayam dibedah. Terlihatlah organ-organ tubuh bagian dalam. Kemudian ustadzah menjelaskan bagian-bagian tubuh serta fungsinya. Ternyata ada beberapa bagian yang sering dimakan sebagai lauk. Seperti hati dan usus.

ayam12Setelah seluruh organ dipelajari, acara dilanjut dengan pelajaran ketrampilan memasak. Ayam Bakar. Waduh, sedap nih. Paling suka. terutama baunya itu lho. Untuk dapat membakar bagiannya, setiap anak harus antri dulu. Sehingga setiap anak berpengalaman membakar Ayamnya sendiri.

ayam13Tuh liat kan panjangnya antrian. Sambil menikmati bau Ayam Bakar juga belajar sabar untuk tertib antri. Subhanalloh, banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari seekor Ayam. IPA dapet, Agama dapet, Matematika dapet, SBK dapet, PKn dapet, IPS dapet. Memang, dari Ayam bisa dapet semua . . .

7 komentar:

Yusuf mengatakan... 15 Oktober 2009 15.06

Yusuf terkesan dengan kegiatan ini. Sebelumnya cerita sama ibu dan bpk akan ada kegiatan spt ini di skolah. Subhanallah ternyata lebih mengasyikan belajar langsung. Sampai di rmh Yusuf bercerita panjang lebar sama semua anggota kelg termasuk adikku yang lucu, dek Yunus. Dek Yunus katanya pengin seperti Mas Yusuf
Oh ya Usth.... makasih ada fotonya Yusuf !
Bravo SDIT Alam Nurul Islam.
Semoga semakin maju dan terdepan dalam mempersiapkan generasi rabhani yang kuat iman, ahlaknya dan menguasai IPTEK.

bunda thariq mengatakan... 16 Oktober 2009 14.20

alhamdulillah ternyata banyak yang dipelajari siswa kelas 2 dari seekor ayam. Minggu lalu, thariq sudah semangat kalau hari ini pelajaran SBK "bakar ayam," dan besok mau berbagi resep dengan saya. terima kasih ustadz, ada foto thariq, jadi obat rindu untuk ayahnya.

Rizal Yaya mengatakan... 17 Oktober 2009 21.57

Jazakallah Khair Ust.

Saya Rizal, ayahnya Thariq. Betul apa yang disampaikan oleh bunda Thariq, saya senang sekali melihat kegiatan ini semua. Dan senang melihat Thariq gembira dalam kegiatan yang edukatif ini. Terima kasih atas foto-fotonya.

Salam
Rizal Yaya
Aberdeen, United Kingdom

Reza_SDIT mengatakan... 20 Oktober 2009 17.04

alhamdulillah ma, mas reza diajarin cara menyembelih bin atang biar halal dimakan ma. Kata si reza crita ama mamanya n ayah. Tapi ust.... Dia protes ktane reza cman kliatan dkit ftone he he... Al ilmu hidayatun~ILMU ITU PETUNJUK. amin

Aziz mengatakan... 2 November 2009 02.48

Subhanallah....proses pendidikan yng selayaknya menjdi contoh, di saat sebagian pendidik hy memntingkan transfer ilmu pngtahuan dan cari materi, masih ada sekolah/pendidik yang mendidik dg sepenuh hati.....jdi pengin punya sekolah kayak ini

sditalam mengatakan... 2 November 2009 03.26

jazaakallah, . . . . . jadi terharu nih . . .

dedetata mengatakan... 25 Mei 2010 08.53

alhamdulillah ketemu juga
kira kira dimana ya ana dapat gambar organ dalam ayam beserta penjelasannya

kalo bisa tolong secepatNya kirim ke alamat email ini
zirokyushu@gmail.com
buat praktIkum

 
Sekolah Alam Nurul Islam © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top