Random Post

dari Parenting School VI

Topik parenting kali ini adalah Kerjasama Apik Ayah dan Ibu dalam Mendidik Anak. Kali ini nara sumbernya gak jadi ust. Puji Harto, namun diganti oleh seorang Psikolog Bapak Drs. Romli Susanto. Beliau pengasuh acara psikologi di RBTV Jogja.

Perempuan diciptakan sangat berbeda dengan pria. Dengan perbedaan itulah mereka disatukan dalam rumah tangga. Nah, masalah akan timbul manakala masing-masing egois menonjolkan ketidaksamaannya. Padahal sebuah keluarga adalah institusi terkecil proses kelanjutan generasi dibentuk pondasinya.  Apa jaminan anak terbentuk karakternya dengan baik jika orang tuanya selalu memperselisihkan perbedaan.

Ada kiat untuk mengatasinya. Bahasa yang menyatukan perbedaan itu adalah 'saling memahami'. Upayakan menyediakan satu waktu untuk melupakan anak sejenak. Untuk membangun kesaling pahaman satu dengan yang lain. Istri pingin  dimengerti, berkomunikasi dengan penuh perasaan. Suami dihargai dan dihormati atas apa yng tlah diperbuat untuk keluarga.

Jika komunikasi sudah bagus. Nah, berikutnya yang dibangun adaah kekompakan dalam mendidik anak. Ketidakkompakan ayah dan ibu akan membuat anak tidak disipli. Hal itu gagalnya pembentukan karakter baik. Ia akan pilih-pilih. Orang tua mana yang selalu memuluskan semua permintaannya. Atau, menggunkan bahasa mengancam sebagai senjata permintaan.
Share on Google Plus

About Sekolah Alam Jogja

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment