Random Post

Syawalan Keluarga Besar Nurul Islam

Sabtu, 2 Oktober 2010 adalah saat yang pertama paling mengesankan bagi keluarga besar yayasan Nurul Islam. Kali itu adalah perdana semua komponen bisa kumpul bareng bersama keluarganya masing-masing disatukan dalam acara Syawalan. Acaranya pun gak tanggung-tanggung. Piknik massal. Obyeknya, pantai Sundak Gunung Kidul.Dalam aktivitas bersama terkadang karena informasi yang tidak lengkap ataukah dipahami berbeda, kemudian timbul perasaan yang gak enak. Sedikit mengikis ukhuwah. Ternyata untuk bisa kokoh, ukhuwah harus senantiasa disegarkan. Pertama kali acaranya adalah ramah tamah di masjid Sundak. Selain saling berkenalan antar keluarga, ustadz Eri Masruri sebagai founding father sekolah alam Nurul Islam memberikan tausyiah terkait dengan makna syawalan dan mengingatkan bahwa aktivitas pendidikan ini adalah aktivitas dakwah yang tidak bisa dilepas satu dengan yang lainnya. Sehingga amal jama'i sebagai asasnya harus selalu dijaga kelestariannya.

Setelah ramah tamah, acara lanjut ke pantai. Sambil diselingi foto tiap keluarga (yang masih lajang ya foto bareng lajang-lajang), langsung pada nyebur ke pantai. Ada yang mandi, nyari kerang, rumput laut, jingking, dan lain-lain.Nah, acara terakhir kurang lengkap kalo tidak beli oleh-oleh. Rombongan mampir dulu di pantai Baron, karena di pantai Sundak gak ada yang jual oleh-oleh. Semua pun berburu oleh-oleh khas laut. Ada ikan, peyek jingking, peyek rumput laut, ataupun hiasan-hiasan laut. Alhamdulillah, acara hari itu menorehkan pengalaman yang mengesankan. Moga ukhuwah akan tetap kokoh di jalan dakwah pendidikan ini. Amiin.
Share on Google Plus

About Sekolah Alam Jogja

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: