Random Post

Surfing on Sand Dunes

Tujuan akhir dari outing kelas 4 adalah Laboratorium Geospasial di pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta. Wah kok terdengar asing ya, Laboratorium apaan tuh. Secara langsung memang sangat jauh terkait dengan materi anak SD. Tapi obyek penelitiannya sangat bersesuaian dengan materi Perubahan Permukaan Bumi. IPA kelas 4. Tugas Laboratorium ini adalah melakukan survei lalu pemetaan wilayah terutama pesisir pantai. Kalo kamu pingin tahu gimana cara buat peta atau senang gimana sebuah wilayah dibuat petanaya, kayaknya cocok deh dateng ke Geospasial ini.



Lab ini berdiri atas kerjasama 3 lembaga. Bakorsurtanal, Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Indonesia, lalu UGM dan Pemda Bantul. Lokasinya berada di antara pantai Depok dan Parangtritis agak ke utara. Jalan masuknya, sebelum pos retribusi pantai Depok belok ke kiri. Masuk kurang lebih 300 meter, Lab ada di kiri jalan. Bangunannya kerucut mirip Monumen Jogja Kembali. Kami disambut di depan oleh Bu Sri yang memandu kami berkeliling Lab.


Pertama, kami diajak keliling lingkungan Lab. Ternyata di sini juga ada Pembangkit Listrik Tenaga Kincir. Selain itu, Lab dikelilingi oleh hamparan pasir. Kita bisa sebut Gumuk. Artinya tumpukan pasir. Eh, ternyata tumpukan pasir itu bisa berubah-ubah sewaktu-waktu. Faktor pengubahnya adalah hembusan angin. Karena butirannya yang sangat lembut sangat mudah dibawa terbang.



Nah, gumuk yang satu ini terbentuknya membutuhkan waktu yang cukup lama. Ini satu-satunya Gumuk Pasir di Lab Geospasial. Untuk Gumuk yang lain yang lebih luas ada di dekat pantai Parangtritis. Keberadaan Gumuk Pasir tersebut merupakannya satu-satunya di Asia Tenggara. Hebat nggak tuh ? Gak usah jauh-jauh ke gurun Sahara, cukup ke pantai Parangtritis nemu deh gumuk pasirnya.



Setelah puas berkeliling di luar, kemudian kami dibawa ke dalam Lab. Ternyata di dalam banyak terdapat berbagai macam alat untuk survei dan pemetaan. Kami bingung dan belum paham cara menggunakannya. Selain itu ada juga dokumentasi foto bekas Tsunami dan gempa. Di pengakhiran kami diputarkan film dokumenter di sebuah ruangan yang mirip bisokop.



Setelah, pembelajaran di Lab Geospasial, perjalanan lanjut menemukan Gumuk pasir yang lebih luas. Wuih, anak-anak sangat heran dan gembira bermain apalagi matahari mulai condong ke barat. Tidak panas. Pasir menghangat berlarian.



Finish, Alhamdulillah . . . .

Share on Google Plus

About Sekolah Alam Jogja

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: