Seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan 1431 kali ini ditutup dengan 4 kegiatan dalam satu waktu. Buka bersama-Pameran Karya Siswa dan Guru-Bakti Sosial-Mabit. Bisa dibayangkan kan, gimana SDIT Alam satu hari itu. Udah deh ditanggung rame dan seru. Siswa bersama orang tuanya berangkat bareng. Tapi dengan acara berbeda. Untuk orang tua acara buka bersamanya bersama Ust. Zaenal Fanani yang berbincang terkait dengan pendidikan anak. Untuk siswa kelas 1 - 3 mengikuti dongeng. Sedangkan siswa kelas 4-5 membagikan sembako ke warga. Kelas 6 mengikuti pesantren kilat di SD Muh Mlangi.



Tahun ini boleh dibilang pembagian sembako cukup butuh energi banyak. Karena sembako yang akan dibagikan lebih banyak. Ada 250 paket. Satu paket berisi ; beras 1,5 kg, minyak goreng 600 ml, gula 0,5 kg, susu cair dan 8 buah mie instan. Kebayang kan beratnya? Seluruh sembako adalah sumbangan dari orang tua dan wali siswa.

Pasukam sembako dibagi menjadi 5 kelompok. Masing-masing kelompok membagi sembako dalam satu RT.

Subhanalloh, sambutan warga baik sekali. Mereka surprise mendapat bingkisan. Tampak dari senyum yang merekah itu.

Gak terasa waktu buka pun tiba. Di sekolah segera disambut dengan guyuran cocktail yang so sweet. Manis banget. Cukup membasahi kerongkongan yang mengering atas hawa panas terik siang ini.  Setelah cukup berbuka, dilanjutkan sholat Magrhib berjama'ah. Baru setelah itu makan besar.

Setelah sholat Isya, acara dilanjut dengan Gebyar Ramadhan. Pementasan seni dari siswa dan guru. Tak banyak sih, tapi cukup berkesan. Diawali dengan pemutaran dokumentasi kegiatan selama peringatan Kemerdekaan dan Ramadhan. Banyak ekspresi menarik dari siswa. Lucu jadinya ketawa gak abis-abis. Terutama saat pawai Tarhib Ramadhan.

Kalo selama ini teatrikal sering dilakukan ustadz-ustadz. Giliran ustadzah menunjukkan penampilannya. Operet Ramadhan. Berkisah tentang dinamika saat puasa. Usaha seorang anak dalam melawan godaan buruk untuk mengikuti niat baik. Yang akhirnya kebaikanlah yang menjadi pemenang. Malam sudah larut. Tiba saat untuk tidur. Karena besok pagi bangun untuk sahur

Siswa dibangunkan jam 02.30 dengan suara gemlegarnya kembang api luncur. Dengan waktu singkat siswa sudah menuju di GOR, mengambil air wudhu untuk sholat Tahajud jama'ah. Setelah makan sahur dan sholat shubuh berjama'ah dilanjutkan aktivitas relaks dulu. Pijet massal. Yang ngantuk langsung pada melek.

Acara lanjut dengan jalan pagi keliling kampung. Menghirup udara pagi yang suegeer banget. Mendengar kicauan burung pagi yang merdu. Serta dinginnya udara yang basah lembab.

Usailah sudah acara mabit kali ini. Semua siswa mengikuti penutupan mabit di lapangan. Ada berita yang mengejutkan ternyata. SDIT Alam Nurul Islam hampir sapu bersih di kejuaaraan Tahfidh Qur'an yang diselenggarakan Universitas Islam Indonesia (UII). Ada 9 anak yang meraih juara. Mbak Ismah 5B, mbak Naura 3B, mbak Hasna 5B, mbak Tsaqila 3B, Mas Umar 4C, Mas Rafi 3C, Mas Naufal 6A, Mas Daffa 3C, Mbak Ina 6A.

Pengakiran, seluruh siswa dan guru bersalam-salaman. Saling memaafkan. Ustadz Budi berpesan, Ramadhan masih 10 hari. Manfaatkan secara optimal, apalagi justru di akhir Ramadhan anugrah Lailatul Qadr diharap-harap semua orang.

Pulang dan libur lebaran untuk membawa semangat baru. Semangat lebih untuk beribadah. Bersilaturrahmi dengan seluruh saudara, teman dan tetangga. Hingga terhapus semua kesalahan yang akan membuat setiap kita bersih suci seperti bayi baru lahir.

2 komentar:

Ian mengatakan... 31 Agustus 2010 13.45

Foto yang lain mana Ust.? aku belom nampak niy...

sditalam mengatakan... 1 September 2010 02.11

Liat aja di facebook aja Yan, lebih lengkap fotonya

 
Sekolah Alam Nurul Islam © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top