Outing : Tour de Museum

» » » » » Outing : Tour de Museum

Outing akhir di tahun ini, kelas lima dengan tema Kepahlawanan mengadakan safari ke museum perjuangan di Jogja. Ternyata, Jogja tu penuh dengan bekas-bekas perjuangan dahulu saat membebaskan diri dari jajahan Belanda. Salah satu tokoh yang fenomenal adalah Jendral Soedirman. Seorang panglima perang yang memberikan semangat perjuangan yang luar biasa. Meski sakit berat, tetap bersama pasukannya melakukan taktik gerilya untuk melawan Belanda. Hasilnya, sungguh luar biasa. Belanda sangat kewalahan.



Untuk lebih mengenal lebih dalam, siswa kelas V mengunjungi museum Soedirman yang letaknya di Pakualaman Yogyakarta. Di sini bisa dilihat berbagai perabot dan benda yang menemani jendral Soedirman selama perjuangannya. Termasuk kata-kata kuat yang membakar semangat pasukan dan rakyat Indonesia saat itu. Hanya membaca kata-katanya saja sudah bisa dirasakan panas semangatnya.



Perjalanan transit dahulu di masjid kebanggaan UGM. Masjid Kampus UGM. Di sini anak-anak istirahat sekaligus melaksanakan sholat dhuhur berjama’ah. Sambil istirahat, action dulu ah . . . . . .



Tujuan akhir tour adalah ke museum Jogja Kembali. Dengan areal museum yang sangat luas dan bangunan unik seperti tumpeng atau kerucut di tengahnya, membuat museum ini menjadi obyek yang sangat sayang untuk dilewatkan. Banyaknya diorama (ruang-ruang gelap berisi sebuah adegan sejarah) membuat suasana perjuangan terbawa nyata di hadapan mata. Yang takut hantu ya bareng temen-temen liatnya ya . . ..



Selain diorama, banyak juga benda-benda yang digunakan para pejuang. Dari berupa dokumen kertas, perabot, baju, sampai senjata-senjata baik yang tangan sampai yang super gede. Ada juga disitu termuat nama-nama pejuang yang gugur di medan pertempuran.



Yach, . . . memang benar kata orang, bangsa yang besar adalah yang menghargai jasa para pahlawan. Lha, kita sebagai penerus mereka mengembang tugas untuk melanjutkan perjuangan dengan meningkatkan potensi kita untuk menciptakan Indonesia ini menjadi negeri yang sejahtera. Mengejar ketertinggalan bangsa lain . . . .

Share

You may also like

Tidak ada komentar