Random Post

Marketday in Brand New Day

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=CJvKO4uoZWU&w=520&h=315]
Di SDIT Alam Jajan adalah 'haram'. Tapi bukan berarti anak-anak terus gak bisa kenal jual beli. Bahkan tidak hanya membeli saja alias jadi konsumen semata tapi bisa juga jadi penjualnya. Itu semua bisa dilakukan di event marketday. Pelaksanaan marketday saat ini lebih dikembangkan. Jika sebelumnya para penjual melakukan aksi jualnya secara personal, kini mereka dimotivasi untuk melakukan secara kelompok. Wadah yang tepat sementara dan kebetulan sesuai dengan pembelajaran IPS adalah Koperasi. Siswa-siswa diminta untuk berserikat atau berkelompok untuk membentuk koperasi. Mereka dipersilahkan menamai sesuai dengan selera mereka masing-masing. Ada koperasi JOS, Nuris Junior, Twelve Girls (kayak girl band aja) dan lain-lain. Mereka juga dipersilahkan untuk menentukan besaran iuran anggota sendiri. Kemudian dipersilahkan untuk menentukan komoditas jualan sendiri. Untuk mendapatkan untung jarang dari mereka yang  langsung kulakan makanan sudah kemasan. Banyak justru harus masak sendiri. Ada nugget, kentang goreng.Lokasi market day kali ini di lower ground masjid Nurul Islam. Anak-anak membuat kavling lapak jualannya sendiri-sendiri menggunakan meja. Mereka membagi lapaknya menjadi beberapa bagian. Bagian belakang sebagai dapur untuk memasak, depan sebagai etalase produk yang akan dijual, dan bagian samping kasir tempat melakukan pembayaran. 

 Para pembeli diatur dengan tertib. Tertib untuk antri dilayani. Rupanya, bagi yang punya jualan yang best seller merasa kewalahan untuk melayani. Sedangkan yang antri ngampet takut kehabisan barang buruannya. 

Namun bukan berarti satu hari penuh pasar jalan terus. Saat pelajaran berlangsung pasar stop dulu. Pun juga saat sholat, pasar harus tutup dulu. Bagi yang melanggar sudah tentu ada sanksi. Bisa-bisa ijin jualannya dicabut.


 Di pengakhiran hari, para penjual bersih-bersih lapak jualannya. Karena sebelum dan sesudah tempat harus bersih. Pembelajaran market day tidak semata hanya untuk mengasah sense wirausaha saja. Yang paling penting adalah nilai tanggung jawab sebagai muatan utama menjadi seorang pemimpin yang merupakan tujuan ketiga misi SDIT Alam, SIP, Sholih-Ilmuwan-Pemimpin.
Share on Google Plus

About Sekolah Alam Jogja

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

dynnidirgantara84 mengatakan...

wahh seruu,,.....